rumah pengembara

“eksplora(k)si ambang batas” adalah slogan si pengembara.

/eksplorasi/

kegiatan untuk memperoleh pengalaman-pengalaman baru dari situasi yang baru.

/aksi/ 

tindakan. gerakan.

/ambang batas/

tingkatan batas yang masih dapat diterima atau ditoleransi.

Kenapa “eksplora(k)si ambang batas”? mengapa kata aksi diselipkan di kata eksplorasi? mengapa ambang batas yang harus dieksplorasi?

 

Karena menurut si pengembara suatu aksi itu patut dieksplor, serta suatu ambang batas butuh yang namanya eksplorasi. Why?

Karena jika suatu aksi hanya didasarkan pada sekedar bertindak, sekedar bergerak, tanpa adanya hakikat mengeksplor aksi tersebut; mengapa saya melakukan aksi ini? apa tujuan utama saya dalam aksi ini? bagaimana nantinya aksi ini bisa berjalan efektif dan berhasil?; akan lah sangat membuang buang tenaga dan pikiran serta sulit untuk mencapai target yang ingin dicapai. Mubadzir. Percuma. Namanya juga asal asalan.

Lalu mengapa ambang batas butuh eksplorasi? Karena suatu batasan (dalam bertindak) yang notabennya masih bisa diterima dan ditoleransi pun butuh proses agar batasan itu tidak melulu berada pada titik itu sendiri. Namanya juga batasan yang masih bisa ditoleransi, pastinya bukan suatu kesalahan jika menggali lebih dalam dan mengobrak abriknya dalam batasan yang masih bisa diterima. Agar tidak stuck pada satu sudut pandang. Agar tidak stagnan. Tidak membosankan.

Dalam kehidupan kita ini, pastinya tidak akan terlepas dari suatu aksi dan ambang batas. Setiap tindakan yang kita lakukan adalah cermin dari aksi tersebut. Dan pasti di dunia ini selalu ada batasan dalam hal apapun (kecuali kreativitas) yang tentunya suatu tindakan pun selalu punya ambang batas yang masih bisa ditolerir.

Mengapa pengembara mempunyai pandangan soal 3 kata tadi yang akhirnya dilebur menjadi sebuah slogan? Karena setelah pengembara menelaah realita di kehidupan duniawi, masih banyak yang asal-asalan dalam bertindak, tak mau berpikir lebih dalam mengenai tindakannya, dan masih takut untuk mengeksplor ambang batas yang dimilikinya maupun ambang batas suatu tindakan/usaha tersebut. Padahal jika ditelaah lebih jauh semua orang pun bisa bertindak/berusaha lebih dan menghasilkan sesuatu yang lebih dari apa yang selama ini mereka perbuat. Asal ada niatan dan kemauan. Serta yang terpenting adalah aksi, bukan hanya sekedar sebuah motivasi.

Blog ini adalah salah satu media si pengembara untuk bersemangat dalam beraksi, menaruh kebaikan dan menuai manfaat. Selamat datang di rumah pengembara!

Advertisements